980x250

Pembelajaran Via Daring Selama Covid-19 Oleh Guru dan Siswa SMAN 1 Topoyo

IMG-20200728-WA0018
120-500

Penulis : Rahmawati, S.Ag

Deteksinfo.com –  Keharusan tinggal dirumah membuat proses belajar mengajar tatap muka di sekolah dialihkan, sejak tanggal 23 maret sampai waktu yang belum di tentukan. hal ini membuat proses belajar mengajar harus dilaksanakan dari rumah yaitu pembelajaran jarak jauh melalui media online.

Masalah ini terjadi di seluruh Indonesia tidak terkecuali di SMA negeri 1 topoyo, peserta didik diharuskan aktif dalam kegiatan belajar. Guru di tuntut untuk kreatif dalam melaksanakan proses belajar secara online. Sehingga Peserta didik tidak bosan mengikuti proses belajar mengajar.

Pembelajaran melalui via daring memiliki banyak faktor permasalahan yang dihadapi salah satunya adalah Media apa saja yang digunakan dalam proses belajar tersebut sehingga siswa dapat aktif dalam kegiatan belajar Mengajar. Karena sebagian besar peserta didik tidak bisa mengakses jaringan internet dengan baik, bahkan ada beberapa siswa sama sekali tidak bisa mengaksesnya, sehingga mereka sama sekali tidak dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah melalui media online.

Dalam hal kegiatan pembelajaran Guru pun berusaha mengikuti berbagai pelatihan tambahan untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam Proses pembelajaran jarak jauh, bahkan berusaha mencari solusi media yang tepat digunakan agar siswa dapat mengakses pembelajaran yang tidak memberatkan dalam hal pembelian data. Siswa pun demikian berusaha untuk dapat mengikuti kegiatan online tersebut agar tidak tertinggal dengan peserta didik yang lainnya.

Kegiatan belajar jarak jauh saat sekarang dilaksanakan oleh guru dari sekolah selama waktu belajar berlangsung, dan untuk pengumpulan tugas lainnya guru tetap online di rumah untuk pemeriksaan tugas yang disetor siswa melalui media yang digunakan. Pihak sekolah pun memberikan biaya Pulsa data bagi Guru dan siswa yang mengikuti proses belajar melalui Via Daring. Sesuai Juknis Bos. Oleh Kementerian Pendidikan telah mengizinkan sekolah untuk menggunakan Biaya Operasional Sekolah. memberikan biaya paket data internet. Walaupun jumlahnya tidaklah seberapa mengingat jumlah siswa sangat banyak. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu proses belajar jarak jauh baik bagi guru maupun peserta didik. dan bagi yang tidak dapat melakukan daring siswa menggunakan pembelajaran dengan Luring mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru yang terdapat di buku paket atau buku modul.

Solusi lain yang digunakan untuk dapat mengakses pembelajaran tersebut guru banyak memilih media Messenger dan whatsaap sebagai media yang paling tepat dan dapat dijangkau oleh siswa. Selain itu, media Messenger dan whatsapp memiliki berbagai fitur yang dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran, vidio, pesan suara, foto dan chat. Guru dan siswa membuat group dalam media pembelajaran messenger dan whatsapp untuk memudahkan komunikasi yang terarah dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kelompoknya masing masing, sehingga memudahkan dalam hal pemberian tugas dan penilaian. Selain itu Media Messenger dapat digunakan dengan mode gratis untuk penggunaan chat, antara guru dan siswa dalam hal memberikan pertanyaan serta menjelaskan pertanyaan yang diberikan oleh siswa terkait pelajaran.

Dapat disimpulkan bahwa Proses Belajar Mengajar jarak jauh dengan menggunakan median online Messenger dan whatsapp terlaksana dengan baik oleh guru dan peserta didik di masa pandemi Covid-19 dengan keterampilan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran yang menarik didukung dengan adanya akses jaringan internet yang baik dan tidak terlalu menggunakan data yang banyak, sehingga peserta didk SMAN Negeri 1 Topoyo, dapat melaksanakan pembelajaran dengan lebih baik dan optimal. (RM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya