980x250

Ketua DPD PKS Mateng Mengundurkan Diri, Ada Apa?

IMG_20200905_200608
120-500

Deteksinfo.com, Mateng – Hal mengejutkan datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, dimana, Ketua Umum DPD PKS Mateng, Abdul Wahab, resmi mengundurkan diri dari pimpinan Partai.

Tertanggal, 4 September 2020, pengunduran diri tersebut dilayangkan oleh kuasa hukum Abdul Wahab  ke DPW PKS Provinsi Sulawesi Barat.

Mengenai mundurnya ketua DPD PKS tersebut sontak membuat banyak pertanyaan dikalangan khalayak.

“Betul beliau (Abdul Wahab) telah mengundurkan diri sebagai kader dan pimpinan Partai PKS”  ungkap Muhammad Rasyidin, kepada awak media.

Sementara itu, Abdul Wahab membenarkan bahwa dirinya mengundurkan diri dari Jabatan Ketua serta keanggotaan PKS.

“Betul Saya mengundurkan diri dari pimpinan Partai karena harus mempertahankan integritas dan moralitas saya dalam menjaga iklim Demokrasi, sebab secara esensi bahwa dengan tidak adanya lawan calon Petahana alias calon tunggal bagi saya adalah tidak memberikan pendidikan politik yang yang baik bagi masyarakat dan secara khusus kaum muda mateng” Jelas Wahab via whatsapp saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/20).

lanjut Ia katakan, pada hakikatnya partai politik adalah Industri pemikiran hal itu yg menjadi ruh dalam berdialektika sehingga Organisasi Politik mampu menjadi bamper pertama dalam memberikan Ide, edukasi politik serta terjaganya esesnsi berdemokrasi. Karena itu dibutuhkan pimpinan partai yang punya integritas moral dan mengenyampingkan kepentingan semata.

“Pada dasarnya ini adalah konsistensi saya dari Awal dilantik sebagai ketua DPD PKS demi terciptanya Demokrasi di Mamuju tengah sebagaimana juga adalah cita-cita partai” Tambahnya

Sementara diketahui bahwa di Kabupaten Mateng, bisa dipastikan akan menampilkan Petahana yakni calon Bupati H. Aras Tammauni dan calon wakil Bupati Muhammad Amin Jasa memborong semua partai politik tanpa terkecuali.

Adapun Andi Rhona, Salah satu Pemuda Mateng ikut berkomentar terkait mundurnya Ketua DPD PKS Mateng tersebut, “Memang dari semua ketua Partai Politik yang ada di Mateng dapat menjadikan pesta Demokrasi ini sebagai ajang menampilkan integritas dan moralitas dalam berpolitik. Tapi nampaknya mereka tak mempunyai hal tersebut sehingga demokrasi di mateng bagi saya adalah tidak mencerminkan pikiran-pikiran idealisme justru yang terkesan adalah praktek oligarki kepemimpin Ujarnya” (Sandi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya