980x250

Depresi Ditinggal Istri, Seorang Petani Karet Gantung Diri

IMG_20200721_221841
120-500

Deteksinfo, Pali – Seorang Petani karet di kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) , Sumatera Selatan, ditemukan tewas. Korban diduga mengalami depresi sehingga nekat gantung diri.

Dari penjelasan keluarga, satu bulan terakhir korban sering melamun.

Sukri (43) diduga gantung diri di pohon karet milik kakaknya bernama Suparmin (47).

Sebelum kejadian, korban sempat menelepon Suparmin dan mengatakan jika dirinya sudah putus asa tak ingin hidup lagi.

Walaupun sempat dicegah, namun petani karet ini tetap mengakhiri hidupnya.

Dilansir dari Sripoku.com, Selasa (21/7/20), kebun Karet milik Suparmin terletak di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.

“Aku bedarah, aku la kerit hidup (sudah putus asa, tidak ingin hidup lagi)” ucap korban, Sukri sebelum mengakhiri hidupnya yang disampaikan Suparmin.

Mendengar perkataan korban, Suparmin lalu menyuruh korban untuk pulang dan jangan berpikir macam-macam.

Namun, tiba-tiba sambungan telpon mati.

Mendengar itu, ke lima saudara korban yang sedang berkumpul langsung pergi ke kebun karet milik Suparmin, namun Suparmin tidak ikut karena sudah sakit-sakitan.

Sesampainya di kebun karet, keempat saudara korban melihat korban sudah tergantung di pohon karet dengan menggunakan selendang sarung berukuran sekitar 1,2 meter.

Langsung saja, keempatnya memotong sarung yang terikat di leher korban dan memeriksa detak jantung, namun korban sudah meninggal dunia.

Setelah itu, salah seorang diantaranya saksi menelpon Pemerintah Desa Raja Barat, Kecamatan Tanah Abang untuk membawa bentor guna membawa mayat korban ke rumah.

Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suhariyadi SIk melalui Kapolsek Tanah Abang, Iptu Roni Hermawan membenarkan jika ada salah satu warga Desa Raja Barat tewas gantung diri.

Pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari saksi-saksi serta mengamankan beberapa barang bukti berupa dua buah sarung selendang warna hijau dan cokelat, celana jeans panjang warna cokelat, baju lengan panjang warna merah, masker penutup debu warna cokelat dan ikat pinggang warna hitam.

Info yang didapat laman ini, korban sedang pisah ranjang dengan istrinya dan korban sudah sering mengajak istrinya untuk rujuk kembali namun istri tidak mau lagi.

“Saat ini tinggal menunggu putusan sidang di pengadilan,” jelasnya. (**)

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul, Kalimat Terakhir Seorang Petani di PALI yang Ditemukan Gantung Diri: Saya Sudah tak Sanggup Hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya