980x250

Sistem Pembelajaran SMAN 1 Topoyo di Masa Pandemi

IMG_20200826_144601
120-500

Deteksinfo.com, Mateng – Pandemi Covid-19 membuat sistem pembelajaran Dunia Pendidikan berubah drastis, yang semula dilaksanakan secara tatap muka langsung, berubah menjadi sistem pembelajaran Dalam jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring).

Hal itu juga dilakukan SMAN 1 Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pihak sekolah menerapkan sistem Belajar dari Rumah (BDR) dengan dua metode, Daring dan Luring.

Sistem ini digunakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 kepada siswa maupun Tenaga Pendidik.

“Pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah itu kami gunakan dua model, ada Daring dan Luring” Kata Kepala SMAN 1 Topoyo, Yusuf S.Pd, M.Pd, Saat dikonfirmasi di ruangannya, Rabu (26/8/20).

Kepada awak media, Kepsek menjelaskan perbedaan Sistem Daring dan Luring.

“Daring itu pembelajaran melalui online dengan menggunakan beberapa aplikasi seperti google classroom, WhatsApp, Zoom dan lain-lain” Kata Kepsek “Sedangkan Luring adalah pembelajaran offline yang diperuntukkan kepada siswa yang tidak memiliki akses Daring, Karena masalah jaringan atau kendala lainnya” Jelasnya.

Lanjut Ia Katakan, Sistem Luring ini menggunakan LKS, dimana Guru menyiapkan lembar kerja siswa (LKS) berisi materi dan penjelasan disertai beberapa tugas di dalamnya, kemudian siswa mempelajari di Rumah masing-masing.

“Anak-anak datang ambil LKS di sekolah, setelah dikasih LKS, mereka pulang kemudian belajar dirumah, ketika ada materi yang tidak dimengerti, mereka datang ke sekolah untuk konsultasi dengan tetap menggunakan protokol Kesehatan” Jelas Yusuf.

Kepsek juga mengatakan, Pembelajaran Daring Kurang efektif untuk proses belajar mengajar, hal itu dikarenakan keterbatasan akses jaringan serta Guru tidak dapat memantau Siswa secara langsung.

Meski demikian, Pihaknya tetap melakukan yang terbaik untuk para Siswa.

“Harapan Saya, Covid-19 cepat selesai agar bisa bertatap muka secara langsung seperti biasa, karena banyak kendala saat Pembelajaran daring” Tutup Kepsek. (Sandi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya