980x250

Temukan Ayahnya Tewas Dalam Keadaan Terikat, Ternyata Pelakunya Anak Korban Sendiri

IMG_20200721_221841
120-500

Deteksinfo, Sumut – Melihat ayahnya sudah tak bernyawa, ISL (27) menghubungi kepala desa dan juga tetangganya. Dari situ kemudian ada warga yang melapor ke Polsek Air Joman, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Polisi pun langsung turun ke lokasi dan menemukan kondisi kamar sudah dalam keadaan berantakan.

Belakangan diketahui bahwa ISL yang telah membunuh Ayahnya.

ISL tega membunuh ayahnya Khairil Anwar (57), warga Dusun II, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumut, Kamis (10/6/21) lantaran sakit hati dengan perkataan korban yang menyebut pelaku anak yang tidak berguna.

“Motif pelaku menghabisi nyawa korban karena sakit hati dikatakan anak tidak berguna. Dia merasa kecewa karena tidak pernah dibantu dalam hal ekonomi oleh korban,” ujar Humas Polres Asahan, Iptu Maraden Pakpahan, dikutip dari laman Kompas, sabtu (12/6/21).

Maraden menjelaskan, setelah membunuh korban, ISL mengikat tangan dan kaki Khairil dengan lakban untuk menghilangkan jejak.

ISL kemudian mengacak-acak isi lemari korban agar diduga sebagai kasus perampokan.

Hasil otopsi, korban tewas akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala belakang.

Kemudian, adanya buih halus disebabkan penyumbatan pada pernapasan di mulut dan hidung karena tertutup oleh suatu benda.

Sebelumnya diberitakan, Khairil Anwar ditemukan tewas di rumahnya, di Dusun II, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumut, Kamis (10/6/2021).

Anak Khairil, ISL awalnya mengaku mendapati korban telah tewas di rumah saat hendak mengantarkan sarapan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, Anak Bunuh Ayahnya karena Disebut Tak Berguna, Kaki dan Tangan Korban Diikat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya