980x250

Razia di Sekitar KTM Tobadak, Polisi Amankan 1 Orang Terduga Pelaku Premanisme

IMG-20210617-WA0018
120-500

Deteksinfo, Mateng – Demi memberantas aksi premanisme di Wilayah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Personel Polres Mateng menggalakkan razia aksi premanisme dan Pungutan liar (Pungli).

Rabu (16/6/21) malam, sejumlah personel polres Mateng melakukan patroli di wilayah Kota Terpadu Mandiri (KTM) Benteng, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mateng, Sulbar.

Operasi itu menyasar kegiatan premanisme, pungli, dan penertiban anak jalanan dalam rangka cipta kondisi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Mateng.

Giat patroli tersebut digelar mulai pukul 21.00 sampai dengan 24.00 Wita.

Razia dilakukan sebagai tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolri terkait pemberantasan premanisme, pungli dan penertiban anak jalanan di seluruh wilayah Indonesia.

Sekitar 10 personel Polres Mateng diterjunkan dalam operasi tersebut dan berhasil mendapati 1 orang terduga pelaku premanisme.

Tim juga mengamankan barang bukti 2 bilah senjata tajam (Sajam) jenis badik dan parang serta 1 jerigen minuman keras oplosan.

Saat ini, orang yang terjaring razia tersebut diamankan di Mapolres Mateng untuk pendataan identitas dan proses hukum lebih lanjut.

Kasat Samapta Polres Mateng, Iptu Eliza Rarsina mengatakan, Operasi digelar sebagai tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolri terkait pemberantasan antisipasi premanisme di wilayah hukum Polres Mamuju Tengah.

“Sesuai perintah presiden kepada Kapolri terkait pemberantasan premanisme, kami dari Sat Samapta di Polres Mamuju Tengah melakukan giat perimbangan melalui perintah Kapolres Mamuju Tengah AKBP Muhammad Zakiy, SH, M.Si untuk melakukan razia di beberapa titik kerawanan yang ada, dan yang kami temukan adalah 1 orang yang kedapatan membawa senjata tajam,” ujarnya.

Ia menyebut, dari hasil pengamanan akan dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan kelompok lain.

“Akan kami tindaklanjuti dari kegiatan ini untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan barang bukti miras yang kami temukan,” katanya.

Dirinya menuturkan bahwa kegiatan operasi masih akan terus dilakukan kedepannya.

“Kami masih melaksanakan kegiatan operasi terus-menerus sampai dengan tidak ada premanisme di Kabupaten Mamuju Tengah,” Tutup Eliza. (Humas Polres Mateng)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya