980x250

Jelang Idul Adha, Ini Protokol Kesehatan Bagi Pemotong Hewan Ternak

protokol-kesehatan-bagi-pemotongan-hewan-ternak-1_169
120-500

Menjelang Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan mengeluarkan panduan protokol kesehatan pemotongan hewan ternak di tengah pandemi Corona. Seperti apa protokol tersebut?
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Sukriyah mengaku mengeluarkan panduan protokol kesehatan terkait pemotongan hewan kurban selama pandemi untuk mencegah penularan COVID-19.

“Protokol kesehatan yang dikeluarkan Disnakeswan Lamongan tersebut meliputi protokol di penjualan hewan hingga saat proses penyembelihan hewan kurban,” kata Sukriyah kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Sukriyah menjelaskan, untuk hewan kurban di tempat penjualan, protokol kesehatan penjual hewan bisa dilakukan daring (online) atau dikoordinir oleh panitia kurban atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Namun harus hewan yang memenuhi syarat syariah.

“Jika penjualan tetap dilakukan secara tatap muka, tempat penjualan hewan kurban harus memenuhi syarat administrasi teknis. Penjual dalam keadaan sehat, tersedia sarana cuci tangan pakai sabun dan air mengalir,” tandasnya.

Pembeli dan penjual, lanjut Sukriyah, juga harus tetap menerapkan personal hygiene seperti sering cuci tangan, terutama setelah menyentuh hewan atau permukaan benda, menjaga jarak dan menghindari kontak fisik. Selain itu, penjual juga harus mengatur jarak antar pembeli dan antara penjual dan pembeli hewan kurban harus menggunakan masker dan diupayakan transaksi dengan uang elektronik.

“Kami bersama Dinas Kesehatan Lamongan akan melakukan pengawasan di lokasi penjualan hewan kurban,” terangnya.

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5085006/jelang-idul-adha-ini-protokol-kesehatan-bagi-pemotong-hewan-ternak?tag_from=wp_nhl_4&_ga=2.249092228.269117287.1594190646-1736255193.1561956920

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya