980x250

Gunakan Parang, Pria di Belawa Kabupaten Wajo Tega Bacok Tetangga Sendiri

IMG_20210606_074620
120-500

Deteksinfo, Wajo –  Peristiwa pembacokan kembali terjadi di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dimana, Seorang petani asal dusun Menreli, Desa Limporilau, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Anwar (40), dilarikan ke Puskesmas Belawa, Sabtu (5/6/21).

Anwar mengalami luka robek menganga dibagian kepala setelah dibacok tetangganya sendiri, Damis (41). Korban diketahui dibacok saat menangkap ikan dipinggiran Danau Tempe.

“Kejadiannya sekitar jam 2 siang tadi, korban saat itu sedang menangkap ikan di pinggir danau,” ujar Kapolsek Belawa, Iptu Idham Andi Inong dikutip dari tribunwajo.com, Minggu (6/6/21).

Ia dianiaya oleh korban dengan menggunakan sebilah parang.

Saat itu, Damis berada di sawahnya yang tak jauh dari pinggiran Danau Tempe, tempat Anwar juga menangkap ikan.

Lalu, Damis tiba-tiba mendatangi Anwar dan melayangkan parangnya ke arah kepala Anwar.

“Saat itu tersangka berada di sawahnya berdekatan dengan lokasi korban menangkap ikan, tersangka langsung mendekati korban dan menganiaya dengan sebilah parang yang mengenai kepala,” Terangnya.

Usai melakukan penganiayaan, tersangka langsung melarikan diri.

Mendapat informasi pembacokan itu, Idham bersama anak buahnya langsung bergerak mengejar Damis.

“Pelaku kami tangkap di Desa Lautang (Belawa),” sambung mantan Kapolsek Bola itu.

Kini, Damis telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolsek Belawa.

Polisi juga mengamankan sebilah parang yang digunakan Damis untuk membacok Anwar sebagai barang bukti.

Menurut Idham, kedua orang tersebut bertetangga di Desa Limporilau, Kecamatan Belawa, dan memiliki permasalahan pribadi.

“Keduanya ada masalah pribadi, diduga itu yang memicu penganiayaan tersebut,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunwajo.com dengan judul, Warga Belawa Wajo Dibacok Parang Saat Tangkap Ikan, Pelakunya Tetangga Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya