980x250

Survei Lokasi Tanah Hibah, Gubernur Sulbar Berkunjung ke Kantor Basarnas

IMG-20200726-WA0015
120-500

Deteksinfo.com, Mamuju – Dalam rangka survei lokasi tanah hibah tempat sandar Kapal Basarnas Mamuju, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), H. Ali Baal Masdar berkunjung ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Minggu (26/7/20).

Kunjungan Gubernur Sulbar didampingi Forkopimda yaitu Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperindag, dan Kepala Dinas Kelautan Provinsi Sulawesi Barat, yang di Sambut baik oleh Kepala Basarnas Mamuju, Saidar Rahmanjaya.

Dalam pertemuan ini, membahas tentang upaya peningkatan pelayanan SAR di wilayah Sulawesi Barat berupa Fasilitas Sarana dan Prasarana di Kantor Basarnas, salah satunya membahas pembangunan dermaga untuk tempat sandar Kapal Basarnas Mamuju.

Pukul 12.00 Wita, Gubernur Sulbar beserta rombongan bertolak dari Kantor Basarnas Mamuju Menuju Lokasi yang akan di rencanakan Sebagai pembangunan Dermaga, di wilayah Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Setibanya di Lokasi, Rombongan Gubernur Sulawesi Barat disambut antusias oleh Masyarakat setempat khususnya pemilik tanah/lahan yang akan di jadikan dermaga Kapal Basarnas Mamuju.

“Tanah yang akan di jadikan tempat pembangunan Dermaga Kapal Basarnas Mamuju akan di bayarkan sesuai dengan Harga nilai tanah, dan akan mendapatkan ganti rugi” Kata Gubernur, H. Ali Baal.

Gubernur juga menghimbau kepada Masyarakat untuk berlaku jujur mengenai status tanah karena mengingat masih ada tanah yang belum memiliki sertifikat (Sporadik).

Pemerintah sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk pembangunan dermaga ini, yang bertujuan untuk tempat Sandar Kapal Basarnas Mamuju maka akan mendukung pelayanan SAR dalam hal meminimalisir kecelakaan khususnya Kecelakaan Pelayaran.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Barat dalam wawancara dengan awak media menyampaikan, dengan adanya dermaga Basarnas di Pelabuhan Belang-belang Mamuju dapat mempercepat respontime, sehingga dapat meminimalisir korban apabila terjadi Kecelakaan dan khususnya Kecelakaan Pelayaran.

“Dalam tahun 2020 ini saja telah terjadi 9 musibah Pelayaran dan 6 musibah Kondisi Membahayakan, Jiwa Manusia yang di tangani Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Mamuju, mengucapakan terima kasih Kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam Hal ini Gubernur Sulawesi Barat karena telah mendukung rencana pembangunan dermaga Basarnas Mamuju.(BR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya