20220326_224829

Lapak Pangan Murah Dinas Ketapang Pasbar Diserbu Warga

IMG-20220813-WA0014
120-500

Deteksinfo, Pasbar –¬†Dari awal lapak pangan murah dibuka Dinas Ketahan Pangan, antusias masyarakat tampak cukup tinggi.

Hanya dengan waktu kurang lebih satu jam, kebutuhan pokok yang dibawa seperti beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, kentang dan bahan pokok lainnya habis terjual.

Hal itu disampaikan Analis Ketahanan Pangan Pasaman Barat, Yuhendri bersama rombongan saat menggelar pangan murah di Jorong Sikabau, Kecamatan Koto Balingka, Sabtu (13/8/2022).

Tingginya antusias warga terhadap pangan murah lanjutnya, akan dipertimbangkan dengan kemampuan yang ada. Sebab sesuai tujuan dari penyelenggaraan pangan murah yaitu bagaimana masyarakat Pasbar terbantu kebutuhan pangannya dengan harga yang terjangkau.

“Sesuai dengan permintaan masyarakat dari tingkat kejorongan hingga nagari, kita akan bergerak membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun tentunya dengan melihat kemampuan kita selaku Pemda dan Dinas Ketahanan Pangan,” kata Yuhendri.

Disamping itu, Kepala Jorong Sikabau Fendrison mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pasbar dan Dinas Ketahanan pangan yang menggelar pangan murah bagi masyarakatnya. Ia menyampaikan kegiatan tersebut sangat membantu masyarakatnya dengan menghemat pengeluaran yang dapat digunakan untuk keperluan lainnya.

“Kami selaku Kepala Jorong Sikabau mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemda Pasbar melalui Dinas Ketahanan Pangan yang sudah menggelar pangan murah. Program ini sangat membantu yang mana harganya lebih murah sama dengan harga grosir. Contohnya minyak goreng 1 liter 17.000 jika dibeli di warung bisa mencapai 22.000. Bagi masyarakat kecil seperti kita bisa menggunakan 4 atau 5 ribu untuk jajan anak ke sekolah,” ujarnya.

Sementara salah seorang warga Sikabau, Ovi (34) berharap, pangan murah yang diadakan Pemda melalui Dinas Ketahanan Pangan itu digelar setiap minggunya di Sikabau. Adanya pangan murah dengan harga lebih murah membantunya memperoleh kebutuhan pangannya.

“Kami meminta kepada pemerintah agar mengadakan pasar ini setiap minggunya. Ini sangat membantu buat kami, karena harganya yang terjangkau,” sebut Ovi. (AT 10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait lainnya